Akibat Diteriaki Virus Corona, Mayat Diindramayu Tidak Ada Yang Berani Evakuasi
INIKECE - Akibat dari penyebaran virus corona tersebut banyak sekali menjadi orang ketakutan dan lebih memilih untuk menjaga diri dan jauhi orang-orang terlebih dahulu. Banyak orang sekarang lebih memilih dirumah saja.
Keajaiban Bumi Yang Belum Terpecahkan Hingga Sampai Sekarang, Menjadi Misteri Bumi
INIKECE - Bumi selalu memiliki keajaiban, hingga fenomena alam yang luar biasa, sampai ada suatu tempat dimana tidak dapat diteliti keajaiban bumi tersebut dikarena masih menjadi misteri teka-teki bagi para ilmuan.
Cerita Power Girl! Pesona Sang Gadis Jagoan
INIKECE - Suara gaduh dan teriakan terdengar dari ruangan penuh matras dengan tulisan Ruang Latihan Judo itu. Terlihat seorang gadis dengan rambut kuncir kuda sedang bergulat dengan lelaki yang memiliki ukuran tubuh sedikit lebih besar darinya.
Ramalan April Hari Ini Berdasarkan Zodiak, Simak Yuk!
INIKECE - Diakhir pekan ini, ramalan zodiak hari ini meminta Scorpio dan Aquarius untuk lebih peka terhadap pasangan jika tidak ingin hubungan menjadi buruk. Sementara itu, Virgo diharapkan lebih waspada karena berisiko terkan alergi. .
Romance Remaja! So I Love My Ex - Dia Bukan Lagi Si Cungkring, Part 2
INIKECE - Aluna menarik dan membuang napasnya. Ia memalingkan wajah saat melihat keberadaan Zello. Oke, Aluna memang tahu Zello kuliah di tempat yang sama dengannya, tetapi dia tidak pernah tahu bahwa Zelo ada di Fakultas Ekonomi.
Cerita Dalam Buku - KKN di Desa Penari (Two)
Tak Sampai Tujuan! Ibu Ini Harus Melahirkan Di Pinggir Jalan, Ini Faktanya
Tak Sampai Tujuan! Ibu Ini Harus Melahirkan Di Pinggir Jalan, Ini Faktanya
Berikut ini kisah Yati yang melahirkan di tepi jalan rusak dan ditandu dengan kain sarung :
Waktu Yang Tersisa - Cerpen
Waktu Yang Tersisa - Cerpen
Aku mulai mencari kebenaran yang tidak aku ketahui. Dalam pencarian itu aku menemukan jawabanya dari Tini. Setelah kecelakaan itu, aku dibawa ke rumah sakit. Setelah pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa aku gagal ginjal dan harus segera mendapatkan donor.
Papa dan mama bingung untuk mencari ginjal yang cocok untuku. Karena keadaan yang mendesak, dengan rela papa memberikan ginjalnya kepadaku walaupun dia tahu akibat dari keputusannya itu. Benar saja, setelah pendonoran itu, papa berubah menjadi sosok yang asing bagiku dan keluargaku, jelas Tini kepadaku.
Setelah kepergian kedua orang tuaku, aku memutuskan untuk berpindah tugas demi menjaga rumah dan semua yang papa dan mama tinggalkan untukku. Aku meninggakan tempat kerjaku dan kembali ke kampung halaman tempat dulu aku dibesarkan.
Hari berganti, bulan berlalu. Dengan keputusan yang matang, aku dan Nikho memutuskan untuk menyatukan cinta kami dalam sakramen perkawinan.
Walaupun aku hanya ditemani oleh Tini, aku tetap merasa bahagia. Aku tahu, dari alam sana papa dan mama ikut bahagia melihat pernikahanku.
Walaupun sudah menikah, aku tetap merahasiakan penyakitku kepada suamiku. Aku tidak memberitahukannya karena aku takut hal itu hanya menjadi beban dalam kehidupannya.
Walaupun terkadang aku merasa letih, namun aku menyembunyikan semuanya itu di balik senyumku. Aku berlaku seolah aku baik-baik saja, tidak ada yang terjadi padaku.
Empat tahun setelah menikah, kami dikareuiai seorang putra. Kami menamai buah hati kami Andri. Kebahagiaan kami tentu saja terasa sempurna. Aku sungguh merasakan bahagia karena di tengah penyakit yang melanda tubuhku, Tuhan masih memberiku kesempatan untuk tersenyum dengan menitipkan buah hati kami melalui kandunganku.
Sebagai karyawan tentunya suamiku sering pulang malam dari kantornya. Sering juga dia meninggalkanku dan juga buah hati kami karena ahrus menghadiri urusan penting perusahaan di luar daerah. Dia sering menjadi utusan dari perusahannya untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan lainnya atau dalam urusan lainnya.
Sautu hari, ketika suamiku bertugas ke luar daerah, aku mengajak anakku menghabiskan akhir pekan kami di pantai yang dulu sering aku dan suamiku berkunjung. Aku sengaja mengajak anakku karena aku ingin kembali mengingat masa-masa di mana Nikho mengutarakan perasaannya kepadaku.
Aku tersentak ketika melihat sosok yang berdiri di depanku. Dia bukanlah orang yang asing dalam hidupku. Apakah itu benar suamiku? Tapi siapakah wanita di sampingya? Apakah itu selingkuhannya? Apakah selama ini dia telah menghianatiku?
Aku kembali dengan perasaan tak karuan. Ternyata selama ini suamiku telah menghianatiku, batinku.
Deraian air mata terus membahasi pipiku. Aku tak lagi menghubunginya atau mengirim kabar kepadanya. Aku tak memberikan kabar kepadanya meskipun begitu banyak pesan yang muncul darinya di balik layar chellphoneku.
Seminggu setelah kejadian itu, aku dikunjungi oleh teman-teman kantor suamiku. Mereka membawakan beberapa bunga dan juga sebuah foto dari suamiku.
Aku bingun dengan kehadiran mereka. Sesaat kemudian salah satu teman suamiku menceritakan kisah yang sebenarnya yang terjadi dengan suamiku.
Aku menangis mendengar semua cerita itu. Selama ini, suamiku menyembunyikan penyakitnya dariku. Selama ini dia pergi ke luar daerah hanya untuk mengobati penyakitnya. Dan seminggu yang lalu adalah perjumpaan kami yang terakhir. Tapi mengapa dia tidak menceritakan yang sebenarnya kepadaku? Megapa dia harus berbohong kepadaku?
Setelah kepergian suamiku, kehidupanku tak teratur lagi. Aku selalu keluar malam untuk mencari hiburan yang dibawa pergi oleh suamiku. Aku tak peduli lagi dengan hadiah terindah yang dia tinggalkan padaku yakni putra kami.
Bagiku kepergian darinya adalah kehilangan segalanya dalam kehidupanku. Aku menjadi kupu-kupu malam dan bergabung dengan beberapa temanku. Disana aku menyerahkan seluruh tubuhku kepada orang yang tak aku kenal. Di sana aku mereguk alkohol hingga aku tak sadarkan diri.
Aku coba bertanya-tanya. Seketika itu juga aku menyaksikan runtuhnya bangunan yang ada di sekitarku. Deruan suara kendaraan makin lama makin mengecil hingga semuanya hilang dariku. Aku ditarik oleh sebuah kekuatan besar yang membawaku kepada sebuah situasi yang tak pernah aku alami.
Aku menatap ribuan orang yang bertekun dalam panasnya api yang bernyala-nyala. Mereka mendaraskan doa yang pernah aku dengar dan aku ucapakan sebelumnya. Mereka sepertinya menanti sebuah pembebasan dari api yang terus menyala-nyala.
Lalu aku di bawa kepada situasi lainnya. Disana aku melihat kebahagiaan yang berlimpah. Terdengar canda dan tawa dari ribuan orang yang ada disana. Mereka sangat menikmatinya. Tidak ada penderitaan disana.
Sesaat kemudian aku kembali dalam kesendirian. Semuanya menghilang dari padaku.
"Apakah kamu mengerti semuanya?" Sebuah suara muncul, entah dari mana datangnya aku tak ahu.
"Aku telah memberikanmu kesempatan untuk berada di dunia sebelum engkau ada di sana. Aku menyiapkan sebuah rencana untuk kehidupanmu dan masa depanmu tetapi engkau menjauh dari jalan yang telah aku siapkan untukmu. Bahkan engkau tak menghargai tubuhmu yang aku titipkan kepadamu agar engkau mampu mengenal aku sebagai penciptamu." lanjutnya.
Keheningan kembali menguasai kami.
"Sekarang pulanglah, seseorang menunggumu di sana. Dia sangat membutuhkan kamu," lanjut suara itu dan seketika itu juga dia menghilang.
Kepalaku terasa berat. Aku tak bisa membuka mataku tetapi aku mendengar suara dari orang-orang yang berada di dekatku. Aku mencoba dna berusaha untuk membuka mataku agar aku dapat melihat semua orang yang berada di sekelilingku khususnya kembali melihat putraku.
"Mama sudah bangun?" sebuah pertanyaan muncul dari pria kecil yang berada di sampingku. Air mata berjatuhan membasahi pipinya.
"Mbak Shinta sudah sadar?" tanya Tini yang berdiri di samping putraku. Air matanya juga bercucuran membasahi pipihnya.
"Mbak Shinta, kabar baik ini harus mbak Shinta tahu bahwa secara ajaib ginjal mbak Shinta kembali normal seperti dulu. Selamat ya mbak," kata seorang dokter kepadaku.
"Ma, aku sangat merindukan mama. Aku sayang mama," kata putraku sembari memelukan tubuhku dan merebahkan kepadalnya di atas tubuhku.
Aku juga sangat menyayangimu nak, kataku dalam hati. Ibu minta maaf ya nak, ibu telah menjadi seorang ibu yang tidak bertanggung jawab.
Tak terasa air mataku berjatuhan membasahi pipihku. Air mata tentang cinta yang memberiku arti kehidupan, syukur dan kesempatan yang ada dalam kehidupanku.
Sisa Sperma Terdapat Pada Dirinya! Hubungan Dokter dan Bidan Yang Tertangkap
Sisa Sperma Terdapat Pada Dirinya! Hubungan Dokter dan Bidan Yang Tertangkap
BACA JUGA :
Cinta Dan Harta Menjadi Pemicu Bencana Pembunuhan, Istri Majikan Dan Sopir Terlibat Cinta Terlarang

Cinta Dan Harta Menjadi Pemicu Bencana Pembunuhan, Istri Majikan Dan Sopir Terlibat Cinta Terlarang
Cinta Dan Harta Menjadi Pemicu Bencana Pembunuhan, Istri Majikan Dan Sopir Terlibat Cinta Terlarang
Tak Kalah Seru, Game Yang Siap Diluncurkan Dan Siap Dinikmati Anak Bangsa
Tak Kalah Seru, Game Yang Siap Diluncurkan Dan Siap Dinikmati Anak Bangsa


- Ghost of a Chance : Bepergian sendirian sangatlah berbahaya! Namun, kalian tidak perlu khawatir berkat adanya 30 ghost companion. Gamer bisa berinteraksi dengan lebih dari 70 roh yang akan membantumu selama bertualang.
- A Brave New World : Lampaui batas dunia yang kalian kenal, dan masuki dunia berdasarkan mitologi dan folklore Indonesia.
- A Feast for the Eyes : Ghost Parade menawarkan seni yang indah dan desain karakter orisinal. Semua itu menyajikan visual yang kompleks dan dinamis seperti halnya cerita.

Kasus Pemerkosaan Terjadi Terhadap Dua Siswi SMP Di Berau, Oleh Tiga Teman Sekolahnya
Kasus Pemerkosaan Terjadi Terhadap Dua Siswi SMP Di Berau, Oleh Tiga Teman Sekolahnya
Kasus kedua siswi SMP ini terjadi di Tanjung Redeb, dengan insial Dd (14) dan Pr (14) diduga menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan tiga teman sekolahnya sendiri, dan diketahui ada sosok satu pria dewasa yang terlibat di dalamnya.
Permerkosaan empat pria tehadap dua siswi SMP ini telah diselidiki oleh pihak berwajib dan salah satu diantara empat pria tersebut menjadi buronan.
Dugaan pemerkosaan itu dilakukan 2 kali pada 15 September 2019 dan 22 September 2019. Dan diketahui ketiga pelabu (teman sekolah) telah berhasil ditangkap di rumah masing-masing, kemari. Sementara satu pelaku lainnya, pria dewasa dan kini masih dalam buruan pihak polisi.
Pemerkosaan ini terjadi pada saat orangtua korban Dd, tidak ada di rumah.
"Jadi awalnya, ada tetangga melapor ke orangtua korban. Waktu rumah kosong, putrinya bawa 4 temannya ke rumah. Satu diantaranya, orang dewasa," kata Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rengga Puspo Saputro, kepada wartawan di Tanjung Redeb, Selasa (1/10).
Usai mendapatkan laporan tetangga, orangtua korban kaget bukan kepalang. Dia lantas menginterogasi putrinya. Akhirnya putrinya mengaku telah diperlakukan tidak senonoh temannya.
KUNJUNGI
"Setelah orangtuanya kroscek ke anaknya, benar terjadi persetubuhan anak di bawah umur," ujar Rengga.
Sebelum perkosaan itu terjadi, diketahui empat pelaku ini membawa miras. Korban dicekoki miras campuran beralkohol tinggi.
"Korban tidak sadarkan diri. Ada satu korban disetubuhi satu pelaku, dan korban lain disetubuhi 3 pelaku. Dari 4 pelaku, 3 pelajar usia 14-15 tahun dan 1 orang dewasa. Pelaku dewasa ini sedang kami cari, masuk DPO," terang Rengga.
Polisi menyita barang bukti pakaian korban, handuk dan juga hasil visum media rumah sakit. "Kita kenakan pasal 81 ayat 2 Undang-undang Perlindungan Anak, dengan ancaman 10 tahun penjara," ucap Rengga.






















