Akibat Diteriaki Virus Corona, Mayat Diindramayu Tidak Ada Yang Berani Evakuasi

INIKECE - Akibat dari penyebaran virus corona tersebut banyak sekali menjadi orang ketakutan dan lebih memilih untuk menjaga diri dan jauhi orang-orang terlebih dahulu. Banyak orang sekarang lebih memilih dirumah saja.

Keajaiban Bumi Yang Belum Terpecahkan Hingga Sampai Sekarang, Menjadi Misteri Bumi

INIKECE - Bumi selalu memiliki keajaiban, hingga fenomena alam yang luar biasa, sampai ada suatu tempat dimana tidak dapat diteliti keajaiban bumi tersebut dikarena masih menjadi misteri teka-teki bagi para ilmuan.

Cerita Power Girl! Pesona Sang Gadis Jagoan

INIKECE - Suara gaduh dan teriakan terdengar dari ruangan penuh matras dengan tulisan Ruang Latihan Judo itu. Terlihat seorang gadis dengan rambut kuncir kuda sedang bergulat dengan lelaki yang memiliki ukuran tubuh sedikit lebih besar darinya.

Ramalan April Hari Ini Berdasarkan Zodiak, Simak Yuk!

INIKECE - Diakhir pekan ini, ramalan zodiak hari ini meminta Scorpio dan Aquarius untuk lebih peka terhadap pasangan jika tidak ingin hubungan menjadi buruk. Sementara itu, Virgo diharapkan lebih waspada karena berisiko terkan alergi. .

Romance Remaja! So I Love My Ex - Dia Bukan Lagi Si Cungkring, Part 2

INIKECE - Aluna menarik dan membuang napasnya. Ia memalingkan wajah saat melihat keberadaan Zello. Oke, Aluna memang tahu Zello kuliah di tempat yang sama dengannya, tetapi dia tidak pernah tahu bahwa Zelo ada di Fakultas Ekonomi.

Selama 5 Bulan, Pasangan Suami Istri Hidup Di Dalam Hutan Dengan Penemuan Yang Luar Biasa!

Selama 5 Bulan, Pasangan Suami Istri Hidup Di Dalam Hutan Dengan Penemuan Yang Luar Biasa!

INIKECE - Sepasang suami istri ini, menawarkan ketenangan hidup di hutan identik dengan kengerian karena jauh dari keramaian kota, apalagi di sana ada berbagai macam hewan liar dan buas yang bisa mengancam nyawa.

Seolah nggak terpengaruh dengan anggapan tersebut, sepasang kekasih bernama Steven dan Elya mencoba hidup di hutan sekitar Amerika Selatan, mulai dari wilayah Costa Rica, Ekuador, hingga Brazil, selama 5 bulan.

Hasilnya, keduanya ternyata berhasil menemukan banyak hal yang luar biasa indah dan belum pernah mereka temui sebelumnya, di hutan-hutan tersebut.

1. Penemuan Dalam Hutan, Monyet Terkecil Di Dunia ( Pygmy Marmoset )


2. Penemuan Dalam Hutan, Burung Tanager Warna-Warni


3. Penemuan Dalam Hutan, Kupu-Kupu Bermotif Unik Di Sayapnya


4. Penemuan Dalam Hutan, Jamur Seperti Net


5. Penemuan Dalam Hutan, Belalang Mirip Dahan Kayu



6. Penemuan Dalam Hutan, Burung Woodpecker Berkepala Emas


7. Penemuan Dalam Hutan, Cacing Raksasa


8. Penemuan Dalam Hutan, Wasp


9. Penemuan Dalam Hutan, Tarantula Sebesar Telapak Tangan Dewasa


10. Penemuan Dalam Hutan, Montezuma Oropendola ( Burung Bersuara Mirip Pesawat Luar Angkasa )


Mengadakan Open House Jokowi, Warga Yang Ingin Hadiri Wajib Berkumpul Di Monas

Mengadakan Open House Jokowi, Warga Yang Ingin Hadiri Wajib Berkumpul Di Monas

INIKECE - Dikabarkan Presiden Joko Widodo yang biasa di akrap dengan Jokowi, akan mengadakan Open House di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah atau Rabu (5/6).

Open House dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pukul 09.00-10.00 WIB untuk pejabat negara dan sesi kedua pukul 10.00-12.00 WIB untuk masyarakat umum.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan untuk Open House bagi masyarakat umum, pihaknya akan terlebih dahulu mengumpulkan mereka yang hadir di kawasan Monas, Jakarta.

"Pertama masyarakat yang mau ikut open house itu kami kumpulkan di Monas," kata Heru saat dihubungi wartawan, Selasa (4/6).

Heru mengatakan pihaknya akan melakukan sterilisasi barang bawaan masyarakat yang dikumpulkan terlebih dahulu di Monas. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tak membawa banyak barang agar mempercepat proses sterilisasi.

"Jadi kalau bisa bawa badan aja deh. Jadi makin cepat sterilisasi makin banyak yang bisa diterima oleh presiden." ujarnya.

Di Monas sendiri akan didirikan tenda dengan pendingin ruangan. Minuman dan makanan ringan untuk masyarakat juga disiapkan. Masyarakat yang telah bersalaman dengan Jokowi juga akan dipersilahkan menyantap hidangan.

Heru menyatakan ada sekitar 15 bus yang disiapkan untuk membawa masyarakat dari kawasan Monas menuju Istana Kepresidenan. Ia meminta masyarakat mengenakan pakaian yang sopan.

Menurut Heru, Open House bagi masyarakat akan berlangsung sampai pukul 12.00 WIB. Namun, bila masyarakat umum yang hadir banyak, pihaknya akan memperpanjang waktu sampai pukul 12.30 WIB.

"Mungkin kami tutup jam segitu. Ya kalau hitungannya tiga jam ya kurang lebih tiga ribuan masyarakat," tuturnya.

Lebih lanjut, Heru menyebut tak ada yang berbeda dari Open House Jokowi pada tahun sebelumnya. Menurutnya, dalam acara halalbihalal kali ini, disediakan bingkisan untuk masyarakat umum dan menyiapkan tempat untuk berfoto bersama.

"Berbeda nggak ada, mungkin menunya, lalu kami siapkan ada sedikit bingkisan dari bapak Presiden," ujarnya.

Jokowi bukan baru kali ini saja menggelar 'Open House' di dalam Istana. Pada lebaran 2017, mantan wali kota Solo itu menggelar 'Open House' di Istana Kepresiden Jakarta. Sementara, pada Lebaran 2018, Open House di gelar di Istana Kepresidenan Bogor.

Ramadan Punya Cerita, Maira Dan Lontong Raksasa

Ramadan Punya Cerita, Maira Dan Lontong Raksasa

INIKECE - Sore itu suasana salah satu rumah di pinggiran kota Tangerang Selatan lumayan sepi, gadis kecil berusia lima tahun itu melirik ke kanan juga kiri dari balik tirai depan pintu kamarnya untuk memastikan bahwa rumah yang dihuninya benar-benar tidak ada manusia lain selain dirinya seorang.

Setelah memastikan situasi memang tidak ada napas manusia lain selian dirinya, gadis itu bergegas masuk dalam kamarnya dan mengeluarkan seonggok lontong yang dari tadi bersembunyi dalam kantong celananya.

"Assalamualikum"

Saking asiknya mengupas daun pisang yang menyelimuti tubuh lontong tersebut, gadis itu sampai tak menjawab salam, jangankan menjawab, seluruh perhatiannya sudah tertuju pada lontong yang sudah telanjang tersebut sampai-sampai suara salam dari ruang tamu pun tak terdengar.

Rupanya ibu dari anak perempuan manis tersebut pulang lebih awal dari sekolah tempatnya mengajar.

"Rumah apa kuburan ya, kok gak ada yang jawab salam."

Setelah meletakkan sepatu pada tempatnya, wanita tersebut pun mencari apakah ada orang lain di dalam rumah, sebab pintru rumah tak terkunci.

"Maira anak mamah yang cantik mana, ya?' panggilnya sambil membuka pintu kamar Maira, namun ia dapati tidak ada seorang pun dalam kamar tersebut, tapi saat pintu kamar itu ingin kembali ditutup terdengar suara bersin dari balik pintu.

Ternyata Maira sembunyi di balik pintu dengan lontong yang baru ia kupas di tangannya.

"Loh ade? Ngapain di belakang pintu?"

Tanya ibunya, namun Maira hanya membalas dengan senyum lebar dan giginya yang ompong di tengah. Maira kebingungan karena ibunya pulang mengajar lebih cepat dari biasanya.

"Apa yang kamu sembunyiin?' Nggak ada kok, Ma!" "Itu apa ditangan kamu?"

Sontak Maira pun menjatuhkan lontong yang berada di tangan yang bersembunyi di belakang tubuhnya.

"Nggak ada kok, Ma" "Oooohh, ngga ada ya. Terus itu apa di belakang kamu?" "Lontong, siapa yang taro di situ? Kan lengket nanti."

Dengan berlagak tidak tau apa-apa, Maira pun mengambil lontong tersebut.

"Kamu mau makan lontong itu ya tadi?"

Kata ibunya dengan wajah meledek yang memaksa anaknya untuk berkata jujur.

"Nggak kok, Maira juga baru tahu."

Namun si ibu makin memasang wajah yang membuat Maira jujur akan perbuatannya. Tatapannya begitu tajam sehingga mata Maira mulai berkaca-kaca. Tangisnya pun meledak.

"Iyaa! Huuhuuuu Maira tadi mau makan lontong iniii.." Air mata Maira mengalir deras. 
"Maira laper sekalii huhuhuhu... Maira takut mati..."

Ibu Maira pun menuntunnya untuk duduk bersebelahan di kasur.

"Sini anak mama yang cantik, nggak pernah ada ceritanya orang yang meninggal gara-gara puasa, yang ada juga sehar gara-gara puasa, toh orang kalau mau operasi aja harus disuruh puasa dulu sama bu dokter. Ya emang begini puasa, sayang."

Maira masih terisak.

"Gini deh, kalo kamu berhasil puasa sampai magrib setiap harinya mama kasih kamu uang lima irbu, tapi kalo gagal satu hari aja berarti hangus, gimana?"

Tawaran itu juga tidak membuatnya berhenti meneteskan air mata.

"Dan, selama kamu mau berbuka kamu bebas mau makan apa aja, nanti mama beliin."

Anak itu pun menatap ibunya dengan wajah imut yang berlinang air mata dan jari kelingkingnya yang disodorkan ke ibunya itu sebagai tanda perjanjian antara mereka berdua.


Sorenya Maira ingin berbuka dengan lontong favoritnya, lontong bang Ikram. Ditemani dengan sang kakak, Aura, Maira pun bergegas ke tempat bang Ikram berjualan beberapa makanan dan minuman.

"Assalamualaikum" "Waalaikumsalam, eh Aura. Ngabuburit?" "Iya nih, si Maira mau beli lontong, eh mana ya anaknya?"

Maira pun sudah lebih dahulu memasukan beberapa lontong ke dalam kantong plastik.

"Aku disini, teh!" "Udah belum?" "Udah nih" "Ya Allah banyak banget kamu ngambilnya siapa yang mau makan lontong segini banyaknya?" "Ya akulah teh! Aku kan lagi puasa, laper. Pasti makan lontong segini doang mah." "Bener ya? Kalo nggak habis lontongnya nangis loh!" "Iya bener!"

Di rumah ternyata ibu sudah menyiapkan beberapa makanan juga minuman dingin untuk berbuka puasa di hari pertama.

Menjelang magrib mereka berkumpul di meja makan.

"Ayooo dong adzan aku laper banget nih, ga tahan mau makan lontong!" kata Maira lucu. Tak lama azan maghrib pun berkumandang, keluarga kecil itu pun langsung berdoa dan berbuka dengan menu santapan yang sudah hadir di tengah-tengah mereka, namun setelah minum es buah dan menyantap sebuah lontong Maira merasa sudah sangat kenyang.

"Ya Allah, aku kenyang banget!"

"Tuh kan teteh bilang, jangan banyak-banyak belinya, sekarang mau diapain lontong-lontong ini?""Gatau, teh. Aku kenyang banget, aku ke kamar dulu yaaa""Heh Mairaaa!"

Maira pun menuju ke kamarnya, namun betapa kagetnya ia saat melihat dinding-dingin di sekitar kamarnya menjadi sebening kaca.

"Wooaaa! Kamarku? Ah keren banget!"

Maria pun takjub dengan apa yang terjadi pada kamarnya, namun beberapa saat kemudian terdengar suara tangisan dari langit-langit kamar barunya itu.

"Hiks..hikss.."

Dilihatnya beberapa lontong sebesar dirinya terkapar di ujung kamarnya

"Wow! Ada lontong raksasa! Hai lontong, kamu kenapa nangis?""Kamu? Kamu kan yang membeli aku dari warung bang Ikram, kenapa kamu ngga makan aku?"

Maira pun terkaget-kaget karena lontong-lontong itu bisa tahu bahwa dirinya lah yang membeli mereka dari warung bang Ikram.

"Eh bukan begitu, aku kira aku bakal abis makan lontong yang banyak, soalnya aku puasa, laper banget."

Kata Maira mencari pembelaan.

"Tapi kenyataannya enggak, kan? Sekarang kamu mau apakan kami?" "Iya, kamu mau apakan kami?" "Hiks..hiks..."

Saut beberapa lontong yang menuntut untuk diperlakukan selayaknya makanan yang lain yaitu dimakan.

"Eh, kok aku?"

Lontong-lontong itu pun mendekati Maira, Maira pun berlari ke sana kemari namaun hasilnya nihil, karena kini dia telah terkepung oleh lontong-lontong raksasa yang menangis meminta di makan.

Maira pun takut bukan main, ia pun ikut menangis.

"Mamaaa! Teteh Rara! Tolong Rairaaa!"

"Dek, bangun! Jangan tidur sehabis makan!"

Maira terbangun dan langsung memeluk kakaknya erat. 

"Teteh, lontong aku masih ada?" "Ada tuh, tinggal dua. Papa udah pulang, tadi dia makan lontongnya, kenapa?" "Hehe, nggak apa-apa yang penting lontongnya dimakan jadi gak mubadzir."

Maira pun langsung berlari menuju tempat lontongnya disimpan, kini Maira sadar bahwa buka puasa bukanlah ajang balas dendam kepada perut yang keroncongan selama satu hari penuh.

Besok, lusa, juga seterusnya Maira pun berbuka secukupnya, tidak lagi berlebihan.

Cerpen ini ditulis oleh remaja yang baru lulus Aliyah, Muhammad Fadli Dzul Ikram. Merupakan sosok pemuda yang aktif dalam membuat puisi dan cerita-cerita yang dia publikasikan di beberapa media sosialnya.

Cerita Menarik Dari Sebuah Pasar Malam

Cerita Menarik Dari Sebuah Pasar Malam

INIKECE - Di tengah rintik hujan malam itu, aku memutuskan berangkat menuju pasar malam yang hanya terpisah puluhan meter saja dari singganaku. Aku berencana membeli sosis dan daging bakar, begitulah sebutan umumnya. 

Walau pada kenyataannya hanyalah tepung lokal yang diolah dan ditambahkan daging seperlima bagiannya, menghasilkan camilan murah meriah, hanya dua ribu perak saja setusuk. Dibakar dengan arang, dan besi yang disusun sebagai tumpuan seadanya. 

Daging-tepung itu dibalur kecap, dibakar memaksa para petandang untuk singgah dan mencicipi barang satu-dua gigit. Hmm... kuendus wanginya, enak juga.

Bapak pedagang itu terus mengipasi, sembari mataku mulai menjelajah sekitar. Ternyata sudah lama aku tidak menginjakan kaki di daerah masa kecilku ini, aku tak tahu apakah rasa syukur atau sesal yang harus aku rasakan. Walau sudah lama kutinggalkan, pasar malam ini tidak banyak berubah, tampak begitu biasa.

Tidak ada yang istimewa pikirku. Para pedagang yang mencari sesuap nasi di bawah terpal memajang spanduk bertuliskan aneka nama makanan kreasinya. Tanpa perlu menawarkan, para pedagang ini sudah diserbu penduduk setempat. Ada yang berniat membeli untuk mengisi perut, atau sebatas untuk melihat-lihat dan menanyakan apakah harga jual sebanding dengan gemerincing koin di kantong mereka.

Bahagia, terpancar dari sorot mata mereka. Namun yang aku rasakan suntuk, aku bosan, apakah salah putusanku untuk melarikan diri ke kampung halamanku ini, pikirku.

Aku terus melempar pandangan ke tengah lautan manusia di sekitar. Mencari-cari yang tidak ada, mengharapkan yang tidak mungkin. Aku menelisik bahu demi bahu, hanya untuk menemukan bahu yang kudambakan. Ilusiku membutakan indra penglihatanku sesaat. Sial, rindu berhasil mengelabui amigdalaku.

Pikirku melayang, selalu seperti itu saat aku mengingatnya. Begitu jelas gambaran dirinya dalam memoriku. Garis wajahnya begitu tenang. Suaranya bagai percikan air murni yang menetralkan basing suara lain.

Ahh... aku berharap dia ada ditengah di kedua bola mataku. Mendekapku karena merasa telah menemukan permata di antara kelamnya malam. Sekali saja, aku ingin dia merasa asing, bingung, kesepian, hanya agar dia menemukan keteduhan padaku. Hanya agar dia bergantung padaku, hanya agar sedikit saja tatapannya yang dalam, mengharapkan kehadiranku. Padahal, akulah satu-satunya yang hilang, dan tak punya arah.

Ah sudahlah..

Jika mengingatnya, hal tersebut tidak mungkin terjadi. Dia terlalu mandiri, hidupnya terlalu sempurna tanpa butuh pelengkap apa pun. Dia terlahir dengan sendok perak di mulutnya. Pakaian merk-merk ternama selalu sempurna melekat di tubuhnya yang tegap. Rencana dan pemikirannya yang terlalu rapi terstruktur selalu mengantarkannya pada hasil terbaik, banyak pujian dan sedikit teguran. Dia berhasil bekerja pada perusahaan yang diimpikannya, buah dari hasil kerja kerasnya selama ini.

Gedung berpenyejuk dengan interior khusu bagi para perancang produk terbaik. Kursi yang begitu empuk dengan sandaran yang elastis, dengan roda di bawahnya agar dapat bergerak lancar, serta komputer dengan spesifikasi tinggi.

Menggunakan kemeja rapi, kemeja abu-abu, atau hitam yang sangat aku kenal, dengan ikat pinggang berkepala stainless persegi panjang. Ikat pinggang kesayangnnya itu berbahan kulit warna hitam dan melingkari pinggangnya yang berbentuk hampir sempurna karena program latihannya yang nyaris setiap hari.

Aku memikirkannya, ah dia pasti sangat tampan memakainya, dan dia pasti sangat baik-baik disana. Tidak seperti diriku yang berakhir kembali ke pasar malam ini, ke kampung halaman ini, dengan jiwa dan tangan kosong. Tidak ada alasan bagi dia untuk memikirkanku walau sedetik saja.

Aku bahagia untuknya, selalu. Walau pun hidupnya nyaris begitu sempurna, aku berharap ada sedikit saja celah, bukan karena aku iri, tapi agar aku bisa mendoakannya melengkapi celah itu.

Hari-hari yang kulewati bersamanya, hanya aku yang akan terus memanggil kenagannya. Namun, tidak lagi dapat kurasakan kebahagiaan saat mengingatnya, melainkan kurasakan sesuatu yang beku, jauh di bawah nol derajat selsius membentuk kristal padat yang mencabik-cabik jantung.

Hari-hari yang begitu kuresapi tiap detik bersamanya, hanya tinggal kenangan yang terkunci rapat dalam kontak marmer bercermin yang dia berikan padaku sebagai hadiah perpisahan.

 Aku masih mengingat lembutnya ia mengucapkan sampai jumpa lagi padaku. Tapi.. tidak. Salah. Sepertinya dia tidak pernah mengucapkan kata-kata padaku, melainkan yang kudengar adalah melodi. Aku rasa indraku dihipnotis-tidak, inderaku jelas dibius secara nyata, dibius salah satu syarafnya, sehingga tidak dapat mendengar apa pun yang keluar dari mulutnya selain menangkap hal tersebut sebagai melodi. Lelaki lembut itu tidak pernah pergi barang sehari pun dari sudut lamunanku.

Mungkin aku terlalu terbuai kepercayaannya padaku dulu. Aku adalah batu sungai yang dilalui arus air tanpa peduli, tapi dia memperlakukanku layaknya mutiara. Mutiara yang dijaga baik oleh ibunda tiram. Terkubur debur ombak dicelah palung dalam. Berharga. Begitu berharga untuk dicari, untuk dimiliki.

Panggilan sang pedagang jajanan pasar malam membuyarkan anganku yang sudah menembus jarak beriku kilometer jauhnya. Pada akhirnya pasar malam menyadarkan tempat dimana aku memang seharusnya berada. Jelas tempat itu bukan di sampingnya.

Pasar malam minggu dan aneka jajanan murah nan menyenangkan hati memang penghiburanku sejak kecil. Ujung minggu yang selalu kutunggu-tunggu kedatangnnya. Asalkan membeli ikatan rambut berwarna, ditambah kacang rebus, bahagia hidupku.

Tapi bahagiaku saat ini, tidak lagi sesederhana itu. Standar bahagiaku telah begitu melambung tinggi, berada di sampignya, mendengar suaranya. Ya, dialah sosok itu.

Kutampar bawah sadarku, aku dan dia begitu berbeda. Pasar malam bukan penghiburan dia, lelaki itu. Penghiburannya adalah santapan berporsi kecil di resto hotel bintang lima bersama keluarganya. Jalanan yang becek ini mungkin tak pernah bertemu sekalipun dengan alas kakinya yang mahal.

Aku yakin, saat ini dia berada di tempat yang nyaman, memakai pakaian hangatnya. Makan malam dengan menu mewah diiringi denting piano klasik. Ah aku harap dia lancar dalam menyampaikan presentasi project untuk keesokan harinya.

Pasar malam adalah batas nyata antara aku dan dirinya. Bahwa kami adalah garis dari dua lingkaran yang hanya bersinggungan pada satu titik. Satu titik yang mewakilkan kalimat-kalimat manis saat dua jiwa saling menemukan. Seharusnya aku tersadar lebih awal, bahwa matahari tidak mungkin mendahului bulan, dan malam tak mungkin mengahului siang. Semua punya jalannya masing-masing, begitu pula dengan jalanku dan jalannya. Bertemu di jalan satu jalur, namun berpisah di pertigaan berikutnya, dengan dua tujuan yang jelas berbeda.

Memiliki Desain Yang Unik! 5 Hotel Menawan Yang Berada Di Indonesia

Memiliki Desain Yang Unik! 5 Hotel Menawan Yang Berada Di Indonesia

INIKECE - Bagi semua traveller tentunya mencari transportasi yang mudah digunakan dan bisa mencapai tujuan dengan selamat. Traveller juga harus mantap memilih penginapan yang nyaman dan berada di lokasi yang strategis.

Ada beberapa informasi hotel yang tak hanya nyaman saja, namun juga memiliki desain yang sangat unik sehingga akan memberikan pengalaman menginap yang berbeda dari yang lain. Semoga bisa menjadi inspirasi tempat menginap kamu saat liburan nanti nih.

1. Hotel Desain Unik, Firefly Eco-Lodge ( Bali )


Bagaimana rasanya jika menginap di dalam "sangkar burung"? Nah, kamu bisa merasakannya di Fireflu Eco-Lodge, Ubud, Bali. Pasalnya, mereka memiliki penginapan yang terbuat dari susunan bambu dan dibentuk menyerupai sangkar burung. 

Apalagi dikelilingi pemandangan hamparan sawah nan hijau yang bikin kamu merasa damai. Psstt, hati-hati saat menaiki tangga bambu karena posisinya yang cukup tinggi.


2. Hotel Desain Unik, Mentigi Bay Dome Villa ( Lombok )


Berencana liburan ke Pantai Senggigi, Lombok? Kamu bisa mencoba Mentigi Bay Dome Villa. Penginapan ini memiliki kamar berbentuk domedan dikelilingi pemandagan laut biru nan cantik. Bahkan ada private pool juga.



3. Hotel Desain Unik, Padjajaran Skylodge ( Purwakarta )


Kamu tipe petualang yang selalu ingin memacu adrenalin? Nah, berani tidak menginap di tebing Gunung Parang, Purwakarta dari ketinggian 500 meter? Yang membuat hotel gantung ini lebih menyeramkan lagi adalah semua dinding dan lantainya transparan sehingga kamu bisa melihat jelas ke bawah.

4. Hotel Desain Unik, Pohon Inn Hotel ( Malang )


Melihat sekilas saja bangunan hotel ini pasti bakal sukses menarik perhatian. Bagaimana tidak, hotel ini memiliki desain menyerupai pohon raksasa! Tak hanya bagian luar saja, restoran di dalamnya pun memiliki desain seperti hutan belantara. Asik banget!


5. Hotel Desain Unik, Highland Park Resort ( Bogor )


Resort di Tamansari, Bogor ini akan membuatmu merasa seperti menjadi bagian dari suku Apache dan Mongolia. Di resort berkonsep glamping (glamorous camping) ini, kamu bisa menginap di tenda-tenda besar dengan fasilitas yang lengkap. Jadi seperti berada di luar negeri.

Cerita Sebuah Cerpen Anak Yang Menarik, Meina Si Penakut

Cerita Sebuah Cerpen Anak Yang Menarik, Meina Si Penakut

INIKECE - Cerpen si Penakut, itu julukan Meina dari teman-temannya karena dia memang selalu ketakutan. Dia takut gelap, takut dengan anjing, kodok, kecoa, tikus, dan masih banyak lagi. Tapi terutama dia takut pada Geng Pemberani yang jahil dan suka menakutnakuti dirinya dan teman sekelas yang lain.

Sialnya, pada darmawisata ke Ambon kali ini, Meina malah sekamar dengan Lisa, kepala Geng Pemberani, dan malam itu tak sengaja Meina memergoki Lisa dan Geng Pemberani mengambil saputangan sutra milik Diandra.

Sayang, ia ketahuan Lisa. Lisa mengancam Meina jika berani mengadukan dirinya pada Diandra. Meina, si penakut, gemetar ketakutan.

Maka, benar saja. Di bawah sinar matahari Ambon, saat mereka sedang mengunjungi Monumen Marthe Tiahahu, Diandra yang kepanasan sadar bahwa saputangannya hilang. Diandra menangis sedih karena saputangan sutra itu milik ibunya yang harus ia jaga baik-baik.

Meina membuka mulut hendak memberitahunya, tetapi langsung terdiam melihat pandangan mengancam dari Lisa. Meina merasa sangat ketakutan dan tidak berdaya. Dipandangnya Monumen Martha Christina Tiahahu, monument pahlawan wanita Indonesia yang tak gentar melawan Belanda.

"Oh, andai saja aku punya sepersepuluh keberanian Marthe Tiahahu," pikir Meina.

Tiba-tiba bunyi dentuman seperti menyelimuti Meina. Orang-orang ramai berlarian di sekitarnya. Panas api dan matahari menerpanya. Meina mundur ketakutan.

"Ayo, dik, jangan diam saja di situ!" tiba-tiba seorang gadis remaja berambut panjang dan berikat kepala merah menyambar tangannya. Mengajaknya berlari mencari perlindungan. Sambil berlari gadis itu menyambar anak perempuan lainnya dan turut mengajaknya berlindung. Meina dan anak itu disembunyikan di sebuah semak lebat.

"Tunggu disini," peritahnya pendek sebelum pergi meninggalkan mereka. Meina melihat betapa gadis itu memberi arahan dan semangat kepada penduduk setempat melawan tentara Belanda.

"Betapa beraninya gadis itu," bisik Meina kagum.


"Memang, itu Kak Martha Christina Tiahahu. Putri dari desaku, desa Abubu. Dia pemberani sekali. Katanya, 'kenapa meski takut, membela negara itu membela kebenaran dan kalau yang dibela itu kebenaran, jalan pasti terbuka. Mati pun tak masalah." jawab anak di samping Meina dengan nada bangga.

"Kalau yang dibela itu kebenaran, jalan pasti terbuka. Mati pun tak masalah," ulang Meina pelan.

Tiba-tiba, srek! Semak di belakang Meina terbuka. Muncul tangan seorang tentara Belanda dari balik semak itu.

"Awas!" Tanpa ragu, Meina menerjang ke depan, melindungi anak itu dari sang tentara. Bisa Meina rasakan tangan sang tentara itu merenggur bahunya, "Ahhh!" pekik Meina.

"Meina! Meina!" panggil Bu Ning, guru yang mengawasi darmawisata mereka. Meina membuka matanya. Teman-temannya, termasuk Diandra, Lisa, dan anggota Geng Pemberani, mengelilinginya.

"Kamu kenapa, Meina?" tanya Bu Ning cemas.

"Any, Bu ketidruan.."jawab Meina, tak dipedulikannya suara tawa melecahkan dari Geng Pemberani. Ia masih mengingat jelas mimpinya bertemu Marthe Christina Tiahahu.

"Ada-ada saja, kamu ini. Ayo berdiri, kita lanjutkan perjalanan," ucap Bu Ning sambil berpaling pergi, meninggalkan Meina dengan Diandra dan Lisa yang masih cekikikan.

Tiba-tiba timbul keberanian dalam diri Meina. "Ayo kembalikan saputangan Diandra. Kalau tidak, aku beritahu Ibu Ning kamu yang mengambilnya," ujar Meina setegas mungkin.

"Oh ya? Kalau kamu berani bilang, aku masukkan kodok ke dalam selimutmu di kamar," ancam Lisa,

"Masukkan saja kalau berani," sahut Meina dengan mata dan suara semantap mungkin, biarpun kakinya sudah lemas membayangkan kodok licin di dalam selimutnya. Dipelototinya Lisa dengan segarang mungkin.

"Huh!" hanya itu yang terlontar dari Lisa saat ia membalikkan badannya. Namun, belakangan Meina tahu, Lisa mengembalikan saputangan Diandra. Sejak itu, Geng Pemberani tidak pernah menjahilinya lagi.

Sejak itu, jika takut, diingatnya lagi suara dan genggaman mantap Si Pemberani, Marthe Christina Tiahahu. Maka, keberaniannya pun timbul.

Cerita oleh : Pradikha Bestari.

Liburan Yang Berujung Dengan Duka Yang Tragis!

Liburan Yang Berujung Dengan Duka Yang Tragis!

INIKECE - Sangat tragis, terjadi pada pasangan suami istri, rencana mengakhiri akhir libur berdua ke Hawaii dan menghabiskan waktu dengan berenang di laut. Bukannya berakhir dengan bahagia, sang istri malah harus melihat suaminya menjadi santapan hiu.

Dilansir lewat laman Mirror, Gale dan suaminya Dr Thomas Smiley saat itu sedang liburan di rumah musim panas di Maui.

Namun, tak lama setelah suaminya masuk ke air dan berenang, pria itu pun mendapat masalah.

Gale sendiri awalnya tidak menyadari bahwa yang terkena masalah tersebut adalah suaminya.

"Aku melihat dan berpikir dia adalah perenang andal, dia perenang di sekolah, bisa snorkeling, dan ski air," ujar Gale.


Meski begitu, setelah sekelompok polisi penyelamat berlari menuju pantai, Gale pun menyadari bahwa suaminya mengalami masalah.


"Sepertinya aku berteriak ngeri dan menghampirinya dan mereka membawanya ke ambulans, aku melihat wajahnya, aku cukup syok saat itu," tambah Gale.

Begitu dibawa keluar dari air, Thomas Smiley memang sempat diberikan CPR namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Tak hanya itu, seorang saksi lain menyebutkan jika luka Thomas Smiley akibat digigit hiu sudah sangat parah.

Menanggapi insiden ini, beberapa laporan menyebutkan bahwa tanda peringatan adanya hiu sudah dipasang di pantai. Namun, Gale sama sekali tidak melihat ada tanda tersebut di sekitar mereka.

Meski begitu, Gale mengaku bahwa dirinya sama sekali tak menyalahkan siapa pun atas kematian suaminya.

Diketahui pula, kali terakhir serangan hiu di Hawaii berakhir fatal terjadi pada tahun 2015 silam.

Kenali Sifat Cemburu Dari 5 Zodiak Ini, Yang Tanpa Alasan

Kenali Sifat Cemburu Dari 5 Zodiak Ini, Yang Tanpa Alasan

INIKECE - Memiliki pasangan yang super cemburu tanpa alasan pasti buat dirinya menjadi jengkel karena sikap cemburunya. Suatu hubungan percintaan bisa menjadi pelipur duka dan penghambur kebahagian. Namun juga menjadi hal rumit yang bikin pusing kepala.

Dinamika sebuah hubungan percintaan memang sulit ditebak. Kadang bisa sangat bahagia dan kadang bisa membuat hati bimbang tidak jelas. Apalagi jika pasangan sering cemburu. Bukan cemburu biasa, namun cemburu yang kita pun tidak tahu mengapa ia cemburu.

Ada beberapa zodiak yang memiliki sifat cemburu tersebut, cemburu dari pada zodiak ini terhadap pasangan sulit terdeteksi kejelasannya.

1. Leo


Leo mudah cemburu, dimana sering membuat pasangannya uring-uringan. Bagaimana tidak, cemburu seorang Leo sering spontan dan mendadak. Ketika diminta kejelasan mengapa cemburu, Leo selalu tidak pernah menjawab. Hal ini sering menjadi pemicu hubungan yang tak sehat dalam hubungan percintaan Leo.

2. Sagitarius


Moody dan sulit ditebak adalah karakter yang kadang membuat hubugan percintaan seorang Sagitarius naik turun. Dalam percintaan sering Sagitarius menjadi sangat sensitif dengan perasaannya. Hingga membuatnya menjadi cemburu tidak jelas. Jika sudah cemburu siap-siaplah menghadapi tanggapan yang dingin dari seorang Sagitarius.

3. Virgo


Tidak bisa dibayangkan betapa rumit dan uniknya pemikiran seorang Virgo. Di balik sifat yang santai dan penuh dengan senyuman. Virgo ternyata adalah orang yang sangat pencemburu. Bagi Virgo dirinya adalah seorang yang akan mencintai orang yang juga mencintainya. Dan rasa cintanya itu muncul dari cemburunya seorang Virgo. Jadi jangan aneh ketika Virgo bersikap acuh dan lebih banyak diam. Itu berarti dia sedang cemburu.

4. Libra


Tidak disangka sifat seorang Libra yang dikenal periang ternyata memiliki kecemburuan yang cukup absurd. Libra adalah pribadi yang cukup disukai banyak orang. Karakternya yang mudah memahami orang lain dan seru saat diajak ngobrol menjadi alasan banyak orang menyukainya.

Namun hati-hati jika bicara cinta. Dalam hubungannya, Libra sangat protektif terhadap pasangan. Dia bisa tiba-tiba marah dan cemburu tanpa tahu mengapa ia cemburu. Dan susahnya, Libra bisa ngambek dengan sangat lama jika sudah cemburu.

5. Pisces


Pisces adalah pribadi misterius yang hatinya tidak pernah bisa diduga. Satu jam yang lalu ia bisa sangat baik dengan pasangannya. Dua jam kemudian ia bisa menjadi seseorang yang jutek dan tak mau berbicara apapun dengan pasangannya. Pisces adalah pribadi unik yang kalau sudah cemburu, tidak ada yang pernah bisa memahaminya.